Selasa, 18 Mei 2010

Jenis-jenis polimer dan manfaatnya

Karet alam atau karet mentah memiliki sifat fleksibel, harganya relative ringan tapi daya sambung dan daya rekat jauh lebih rendah disbanding karet sintesis bila dibuat perekat. Karet alam tidak bisa dipakai untuk penyambung plastic. Perekat yang dipakai dan terbuat dari karet sintesis atau karet alam tidak tahan terhadap bahan pelarut minyak bahan oksidasi dan sinar ultraviolet, mudah sekali rusak bila terkena panas. Tahan terhadap panas pada suhu 35-40 derajat Celsius sebelum divulkanisasi, jika divulkanisasi tahan terhadap panas 70 derajat Celsius. Karet alam larut dengan baik pada pelarut hidrokarbon. Perekat ini berguna untuk benda ringan seperti kain karet busa yang mengelupas pada bebang 3 kilogram/cm2 pada suhu kamar.

Bila karet alam ini divulkanisir ia akan menjadi tahan panas dan kekuatan mengelupas sampai dengan 6 kilogram/cm2. Salah satu dari keunggulan dari solusi karet alam tidak beracun, pelarut yang dipakai tidak menyengat dan tidak mudah terbakar, viskositas dari solusi ini kira-kira 25 persen. Karet Stiren butadin adalah karet sintetik termasuk yang luas permukaannya dan pemakaiannya dan murah harganya dibangingkan dari karet alam. Karet Stiren Butadin termasuk perekat interior. Dari perekat ini berguna untuk karpet, karet busa dan konstruksi mobil untuk menyambung karet kelogan karet ini tidak berguna untuk PVC. Pelarut yang digunakan biasanya nafta.

Karet nitril karboksil adalah karet yang mengandung gugus asam karboksilat. Perekat yang dibuat dari bahan ini tidak saja memiliki daya rekat yang tinggi terhadap logam tapi juga mempercepat reaksi resinya terhadap senyawa lain yang gunanya member kekuatan adhesive dan kohesif, dan lebih tahan minyak. Karet alam adalah polimer hidrokarbon tak jenuh. Senyawa ini secara komersial diperoleh dari getah karet. Struktur kimianya sebagian dijelaskan pada abad ke 19 jika dipanaskan tanpa udara (isoprene).

Kebanyakan karet memiliki ikatan molekul lebih dari 10000000. Besarnya variasi menurut metode pengolahan. Karet mentah mengandung kira-kira -1, -2, -3 persen air dan sedikit bahan organic, serta poliisoprena. Penggolongan suatu jenis konvensional dilakukan dasar-dasar visualisasi atau sifat-sifat yang dapat dilihat oleh mata, misalnya warna karet, adanya endapan serta noda-noda lainnya. Sistem penggolongan tersebut sama sekali tidak memberikan informasi tentang sifat-sifat karet teknis dari karet mentahnya (terutama untuk barang-barang jadi karet mentahnya) dan tidak ada hubungan langsung antara warna gelombung udara dan noda-noda tertentu lainnya dengan sifat-sifat teknis karet yang menjadi persyaratan barang-barang jadi karet yang diproduksi. Polimer alami juga sangat penting untuk kehidupan organisme. Tanpa struktur polimer alam seperti sellulosa pada tanaman atau protein bahwa konstruksi urat dan otot hewan. Hewan tidak hidup serta tanaman tidak dapat berdiri diatasnya tali gravitasi. Kita semua diciptakan laut, dimana membrane halus kita didukung oleh aliran di dalam air. Enzim tanaman dan hewan bahwa katalis semua reaksi biokimia penting sebagai polimer asam amino. Terakhirnya, dioksiribosanukleat (DNA) merupakan bahan genetic. Warisan semua tanaman dan hewan-hwan adalah polimer asam nukleat.

Bentuk polimer datang dari yunani (poly) dan menunjukkan sebuah molekul besar yang dibuat dari banyak bagian makromolekul adalah suatu bentuk sinonim dari polimer. Polimer-polimer dibuat oleh garis bersama molekul sederhana yang disebut dengan monomer (bagian tunggal).

0 comments:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails